Mau cari apa ?

jujur

Minggu, 21 Juni 2009

memang kini seakan dunia berputar dengan segala westernisasi
menjauh dari segala culture dan kekonvesionalan yang menghambat laju globalisasi
namun apakah hal-hal yang baik juga harus menghilang bersamaan dengan culture yang ada ?
ini ku tulis bukan unutk mengkritik kesalahan dunia
yang ku ingin hanyalah menguak nilai hidup yang begitu berharga hingga tak ada yang begitu berani menerapkannya
hanya sebuah KEJUJURAN,nilai hidup yang begitu sirna untuk era seperti ini
sepertinya hilangnya kejujuran begitu mendarah daging dalam diri tiap individu
tak kupungkuri,aku pun terkadang berdusta pada dunia dan membohongi diriku sendiri
tapi apakah sebuah perasaan pun harus didustai dan ditutupi ?
aku hanya ingin tahu apa yang terjadi antara kau dan dia
adapun hubungan LEBIH,aku tak lagi berdaya untuk marah dan cemburu
hanya dapat berdoa dan memohon pada sang khalik
semoga engkau dapat bahagia dengan pilihanmu
dan untuk ia yang tak tahu diri,semoga ia dapat memberimu yang terbaik darinya
bagi ENGKAU yang ada disana
aku tahu dan yakin,suatu hari nanti kau akan membaca catatan kecil ini
ku mohon dengan sangat dan sungguh padamu jika telah membaca ini
kabari aku dan beri tahu aku apa yang terjadi antara kau dan dia
aku janji akan dewasa dengan segala upayaku dan daya yang ku punya
aku bertaruh sebuah kepalaku untuk janji itu
aku yakin dia mengerti siapa yang ku maksud akan ini dan diapun mengerti apa yang kutulis
untuk siapapun yang membaca ini
ku harap,hanyalah aku yang merasakan ini
karena dapat ku pastikan,keadaan seperti ini tidaklah mengasyikan
hanya dapat membuat derita dan luka bagi tiap manusia
SEMOGA...

-

dalam sebuah tapak ku di suatu hari dalam pekan ini,ada bincang yang lahir dari imajiku dengan lakon seorang pria lusuh tak berdaya yang baru saja sakit hati anggaplah ia sebagai bajingan dengan seorang iblis kecil yang dikenal sompret.

Sompret (S) : bajingan apa yang kau sedihkan dan sesalkan melihat ia bersama dunia barunya ?
Bajingan (B) : (hanya terdiam dan menatap lesu melihat hatinya bahagia dengan dunianya)
S : dasar bodoh !!! masih mengharpakannya tapi hanya diam dan menatap ia dari kejauhan dengan tatapan lesu tak berdaya,BANCI !!!jika engkau memang seorang pria datangi ia,minta maafnya yang tulus dan jaga lebih dari yang dulu,jangan biarkan ia bersama pria lain.
B : diam dan pergilah !!
S : ingin menunjukkan seakan engkau begitu dewasa,tegar,kuat dan apalah itu yang membuat engkau terkihat begitu indah dimata para wanita.padahal sebenaranya,dalam hatimu begitu marak kelemahan dan kebancian yang menyelimuti mu.
B : aku memang dewasa,kuat,tegar dan gentle
S : dasar engkau pecudang,tak berani menunjukkan apa yang kau rasa apa yang ingin kau lakukan.menyayanginya tapi berpura-pura seolah bahagia dengan duniamu kini
B : memang aku sudahlah cukup bahagia dengan duniaku kini
S : apa ? bahagia ? jika memang bahagia untuk apa kau pikirkan ia sementara raga mu teap ada di tengah duniamu ?
B : aku masih sayang dia
S : kau bilang sayang ? jika memang sayang,apa kau masih memikirkan dirinya ditengah tawamu yang muncul dari duniamu itu ? apakau masih memikirkannya ketika kau bersama dengan teman wanitamu ? walau bukan pacarmu,walau bukan hanya satu,namun kau tetap bahagia dengan dunia mu dan teman wanitamu,betul ?
B : biadap !!!kau tak mengerti apa yang ku rasa,dengan duniaku dengan teman wanitaku. tersampul dengan senyum dan bahagia aku tunjukkan pada dunia agar mereka tak kasihan dan tetap menganggapku normal. dengan segala sakit yang muncul dari pertanyaan mereka akan ia, dari segala amarah yang muncul dari maklhuk sepertimu yang seperti serba tahu akan perasaanku. pergi dan menjauhlah jangan sok tahu akan semua tentang aku,biarkan aku menjalani hidupmu dengan caraku dan hidupnya dengan caranya

mereka bertengkar dan berdebat hanya untuk membincangkan akan perasaan seorang bajingan pada wanita yang dianggap begitu layak untuk hidupnya

lagi !!!

sepertinya pekan ini terasa begitu berat dan melelahkan
melihat daftar panjang acara dari tiap-tiap hari untuk menghabiskan pekan ini
hingga tiba disuatu hari yang bebar-benar melelahkan
sebuah cobaan lagi !!!
percobaan untuk sebuah kedewasaan
pencobaan untuk segelintir kesabaran
melihat seorang dewi terbang pergi ke langit yang lain dan 'dewa' lain datang menghampirinya
bermain bersama tanpa ku mengerti apa yang terjadi diantara mereka
entahlah,bukan saatnya aku cemburu ataupun marah
aku bukanlah lagi siapa-siapa baginya,hanya seorang dewa yang dahulu bermain bersamanya
untungnya hidup ini bukanlah layaknya negeri khayangan seperti itu
melihat dewa-dewi terbang menuju langit tertinggi dengan kebahagian bersama dan hidup kekal selamanya
namun sayang,hidup bukanlah layaknya hidup mereka dewa-dewi di negeri khayangan itu
hingga didunia ini tercipta semua rasa pahit yang tak pernah dirasa oleh mereka para dewa-dewi
rasa iri,dengki,marah,kesal,naif,munafik,cemburu,posesif,egois,tempramental,dan segala hal buruk
yang membuat manusia saling tuding dan menyalahkan satu sama lain
aku juga manusia yang tertuding dan tersalahkan oleh yang lain disekitarku
namun aku sadar,aku terlalu banyak celah dan buruk untuk hidup sempurna
oleh karena itu,selalu kucoba unutk menjadi lebih baik dengan menutup tiap celah itu dengan segala daya upaya
menjadi lebih bijak,sabar,dewasa,baik hati,penyayang,setia dan apalah hal-hal lain yang membuatorang segan untuk hidup berdampingan denganku
untuk ia yang ada di suatu sisi dunia di sana
teruskanlah hidupmu dengan caramu
tak perlu kau khawatirkan dan pikirkan aku disini,jika memang aku dapat merusak hidupmu
walu aku tak dapat memungkiri,
aku masih ingin perhatian,kekhawatiran dan engkau yang memikirkan aku
dengan segala cara yang membuatmu nampak seperti itu

dua jam lagi

Kamis, 18 Juni 2009

kurang lebih 120 menit kedepan aku benar-benar tepat satu bulan tanpanya
rasanya hari ini begitu berbeda untuk ku jalani
kaki ini begitu berat untukku bawa melangkah
bibir ini seakan membeku untuk menjerit kesakitan
mulut ini terasa tersumpal puluhan bebatuan hingga tak dapat lagi aku bernafas
mataku pun begitu layu untuk menyambut sapaan mentari pagi
rasanya aku begitu akan menemui ajal dan meninggalkan dunia
namun,itu hanya RASANYA..
raga ini tak tahu seberapa tegar aku ingin melanjutkan hidup
tubuh ini hanya mengerang kesakitan di tengah kesedihan
tanpa perduli lagi aku akan bangkit dan mencari jalan sendiri untuk melihat bahagianya kembali
memang hari-hari ini amat sangatlah mengecewakan dan menyedihkan
tapi manusia tidaklah tercipta untuk menangis
aku yakin dan optimis suatu hari nanti di suatu tempat yang jauh disana
aku akan dapat menemukan bahagiaku sendiri sembari memantau dia yang tertawa dengan bahagianya
untuk itu,biarkanlah waktu yang mendewasakanku untuk dapat menguatkan aku melihat ia tertawa bersama lelaki lainnya
semoga akan menjadi lebih dewasa,bukan hanya semoga namun harus !!!

EGO

Anonim mengatakan...

"layaknya gelas yg pecah..
meninggalkan serpihan- serpihan.
dan serpihan itu melukai terlalu dalam.
membekas dan mungkin takkan hilang.
Bukan dengan maaf, bkan dengan penyesalan luka itu hilang.
hanya dengan berjalannya waktu.

aku tak ingin menoleh kembali ke belakang untuk berusaha menyusun serpihan kembali.
terlalu lelah untuk merekatkannya,
terlalu takut untuk tergores kembali.
bukan aku tak bisa,
hanya aku tak mau.

gelas itu memang pecah,
takkan ku bentuk kembali, tapi juga takkan kubuang.

akan tetap ada di sana, segala rasa, semua kenangan, beribu cerita.

maafkan aku untuk segala ego ku ini.."

wahai anonim yang ku sayangi...
biarkanlah aku mengikuti egomu untuk gelas ini..
akupun telah cukup bahagia akan engkau yang tetap membiarkan gelas itu disana
cukup sudah egoku membuat kita menjadi aku dan kau seperti ini
sekarang,aku hanya ingin egomu dan segala caramu yang dapat memberimu bahagia
dengan keputusanmu,aku telah berjanji pada diriku sendiri
aku harus dapat menerima itu,karena itu semua demi bahagiamu
ANONIM !!!
jalankanlah hidupmu,caramu,keputusanmu dan segala upayamu untuk membuat mu bahagia
aku dengan kesakitan ini,akan terus berupaya membantumu untuk bahagia
sekalipun air mata tak henti mengalir dari sakit ini

hanya harapku

aku tak pernah bilang kisah kita tersampul dengan pengkhianatan
aku pun tak pernah membandingkan 'cinta'ku dengan cinta kita
aku tak ingin ada yang merasa lebih berharga
aku tak mau ada yang merasa tidak lagi berguna
semua adalah bagian hidupku,
bagian akan 'cinta',sayang,keluarga,kita,dan segala hal yang dapat membuatku tertawa terbahak-bahak bahkan hingga menangis sepanjang malam
memang aku ini mengecewakan,lemah,penjahat,dan segala hal yang menjelekkan namaku
ini bukan suatu luapan emosi,buka pula tinta amarah yang menuliskan ini
jeritanku akan kesakitan sebulan ini
tangisku tanpa dirinya disisiku
buakan ku buat-buat untuk meminta belas kasihanmu untuk kita bersama kembali
semua itu hanyalah bagaiman aku membagi kisahku,mencurahkan segala gundahku
kisah yang kubagikan adalah kisah dari sudut pandangku
gundah ini adalah gundah yang semata-mata ku rasakan selama ini
bukan aku tak suka akan tulisan dan saran mu
aku bahagia akan tulisanmu,aku bangga ada engkau yang ikut mendengar jerit hatiku
tetapi sayang,lebih baik kau tetap bertahan dan berjalan dengan langkahmu
jangan jadikan lembaran hina ini batu sandungan bagimu melangkah kedepan
aku ingin melihat kau lebih bahagia dengan keabsenanku
semoga seperti itu,walu itu hanya harapku
namun akan semua itu,tak lelah aku banyak berterima kasih padamu dan kalian yang mau berbagi denganku

bulan lalu

tepat tanggal ini di bulan lalu...
aku dan dia menjadi masing-masing
rasanya begitu hampa kini,dunia tanpa dia
tiada lagi tawa bahagia dan indah lengkungan senyumnya
aku ini seorang manusia,diciptakan sempurna oleh sang maha pencipta
harusnya aku tetap kuat menjalani hari-hariku sendiri,karena unutk lahir kedunia fana ini pun aku hanya sendiri
katanya,aku harus tetap menjalani hidup
jikalau memang tak lagi kujalani,selama sebulan ini apa yang kujalani ???
memang tanpanya aku tetaplah hidup,namun hidup ini tetaplah terasa kekurangan engkau
aku tak dapat menutupi rasa kurang ini,karena kurang ini hanyalah ada untuk kau tempati
BELLE,aku bukannya tak lagi menjalani hidupku seperti dahulu
aku tetap hidup disini,dengan caraku mencoba membahagiakan diri sendiri
aku tetap menatap indahmu disini,dari sudut pandang yang dapat membuatku tersenyum dalam lukaku ini
waktu yang ada bukan untuk dikejar sayang,waktu tercipta untuk dijalani dan dinikmati sebagaimana manusia menjalani dan menikmati hidup
yang ku inginkan sekarang ini,hanyalah dapat bahagia dengan caraku sendiri
lebih dari itu,melihat mu bahagia dengan caramu walau terkadang bahagiamu menyakitkan
namun ada rasa suka dan bahagia dari sakit itu,jika melihatmu turut bahagia