Mau cari apa ?

selamat tinggal ?

Senin, 22 Juni 2009

sepertinya semua kata yang ku ucap
hanya belati mata tajam yang siap dihembus angin untuk menusukku
semua kejujuran dan kecablakkan ini hanya membuat ia semakin membenciku
seakan tak ada kebenaran yang dapat kuucap lagi
jujur,tak pernah terlintas dalam benakku
menjelek-jelekan dirinya,membuat ia malu,memarahinya dan apalah itu anggapanya
aku ingin dia yang terbaik,memberinya yang terindah dan segala yang bahagia untuknya
aku rasanya ingin menangis,meringis melihat tulisan itu
seakan aku hanyalah musuh besar yang tak layak hidup baginya
entahlah apa lagi yang harus ku perbuat untuk dia,agar ia bahagia
sudah ku coba untuk percaya sebisaku padanya,namun jika nampak seperti aku tetap mencurigainya aku bingung yang harus kulakukan lagi
DUNIA !!!
tolong,mohon amat sangat
bantu aku untuk mengetahui yang dapat membuatnya bahagia
dan bantu kami agar dapat saling mengerti mungkin tanpa harus bersama
apa aku harus menjerit "AKU TIDAKLAH SAYANG LAGI PADAMU !!!" ?
maaf,aku tak dapat dustai perasaan ini.
ku mohon untuk siapapun yang membaca ini,termasuk kau
berikan aku masukan untuk memberi ia yang terbaik.
atau aku harus meninggalkan dunia maya ini ???
dunia yang terdiam ketika ku bicara,yang dapat menerima jeritanku apa adanya
entahlah,akan kulakukan yang terbaik baginya

sontoloyo - sontoloya

lagi dalam imajiku,terlakon sepasang insan yang hidup dengan anehnya dunia mereka,batunya pikiran mereka,dan segala hal yang membuat mereka terlihat beda diantara orang lain bahkan hingga mereka pun merasa berbeda hingga tak dapat bersama.anggaplah itu sontoloyo (O) untuk sang pria dan sontoloya (A) untuk wanitanya.

A : lebih baik kita pisah dan menjalani hidup masing-masing untuk bahagia masing-masing.aku tahu kini seberapa besar rasa sayangmu padaku.dengarkan lah ini dan mengerti lah.seraya ia memberi sebuah rekaman lagu sendu yang begitu menggambarkan ia tersakiti dengan keputusan sang pria
O : aku bukanlah ingin menyakitimu dengan segala putusan ini,aku hanyalah ingin memberimu bahagia yang tak mungkin kau dapat jika terus bersamaku.aku tak ingin aku nantinya mencampakkan mu walau berat bagiku meninggalkanmu yang begitu berarti bagi hidup ini.
A : sudahlah,keputusanmu begitu cukup membelalakan mataku untuk melihat betapa engkau menyayangiku selama ini.sungguh aku berterima kasih akan apa yang kau beri selama ini dan maaf bila ku tak dapat memberi yang terbaik.
O : kenapa egkau begitu teguh menganggap aku tak lah menyayangimu sepenuh hati ?sungguh,hingga kinipun aku tak dapat melupakan engkau yang datang menemani hari sendiriku dalam bayang semu.tidakkah seharusnya aku yang berterima kasih atas ajaran dan nilai yang kau beri ketika ketika kita bersama,dan maaf ku yang begitu menyakitimu
A : cukup,aku begitu yakin akan seberapa sayangmu untukku dengan versiku dan sudut pandangku.lebih baik kau lanjutkan hidup karena aku tidaklah lagi peduli akan dirimu!
O : baiklah,akan ku coba untuk melanjutkan hidup ini.sungguh kau begitu batu untuk melihat dari sisiku,sudah ku coba yang terbaik dariku untuk memandang dari sisimu berada walau aku tak lah dapat melihat sepertimu namun akan ku coba untuk memahamimu.
A : bagus!kini pergilah dariku dan lanjutkan hidupmu,karena aku tak lagi peduli padamu !
O : baiklah.(lalu ia dekatkan mulutnya pada telinga sang wanita) AKU MASIH SAYANG PADAMU !!! jika memang engkau tak perduli lagi akan ini,jangan hiraukan teriakan ku ini. entah apa yang kau rasa aku tak tahu,aku hanya dapat mencoba mengertimu sebisa ku. sungguh hidup ini seperti busur yang berbalik jauh ke belakang ketika kau pergi meninggalkanku.aku hanya ingin kau tahu apa yang kau rasa,tak peduli apa engkau coba mengertiku.entah apa yang kau lihat dengan senyum dan tawaku bersama duniaku. namun yang kurasa,aku begitu kehilangan ku dan senyum bersama tawa ini mengalir diatas derita dan lukaku.lalu mw apa yg kau perbuat padaku ???

jujur

Minggu, 21 Juni 2009

memang kini seakan dunia berputar dengan segala westernisasi
menjauh dari segala culture dan kekonvesionalan yang menghambat laju globalisasi
namun apakah hal-hal yang baik juga harus menghilang bersamaan dengan culture yang ada ?
ini ku tulis bukan unutk mengkritik kesalahan dunia
yang ku ingin hanyalah menguak nilai hidup yang begitu berharga hingga tak ada yang begitu berani menerapkannya
hanya sebuah KEJUJURAN,nilai hidup yang begitu sirna untuk era seperti ini
sepertinya hilangnya kejujuran begitu mendarah daging dalam diri tiap individu
tak kupungkuri,aku pun terkadang berdusta pada dunia dan membohongi diriku sendiri
tapi apakah sebuah perasaan pun harus didustai dan ditutupi ?
aku hanya ingin tahu apa yang terjadi antara kau dan dia
adapun hubungan LEBIH,aku tak lagi berdaya untuk marah dan cemburu
hanya dapat berdoa dan memohon pada sang khalik
semoga engkau dapat bahagia dengan pilihanmu
dan untuk ia yang tak tahu diri,semoga ia dapat memberimu yang terbaik darinya
bagi ENGKAU yang ada disana
aku tahu dan yakin,suatu hari nanti kau akan membaca catatan kecil ini
ku mohon dengan sangat dan sungguh padamu jika telah membaca ini
kabari aku dan beri tahu aku apa yang terjadi antara kau dan dia
aku janji akan dewasa dengan segala upayaku dan daya yang ku punya
aku bertaruh sebuah kepalaku untuk janji itu
aku yakin dia mengerti siapa yang ku maksud akan ini dan diapun mengerti apa yang kutulis
untuk siapapun yang membaca ini
ku harap,hanyalah aku yang merasakan ini
karena dapat ku pastikan,keadaan seperti ini tidaklah mengasyikan
hanya dapat membuat derita dan luka bagi tiap manusia
SEMOGA...

-

dalam sebuah tapak ku di suatu hari dalam pekan ini,ada bincang yang lahir dari imajiku dengan lakon seorang pria lusuh tak berdaya yang baru saja sakit hati anggaplah ia sebagai bajingan dengan seorang iblis kecil yang dikenal sompret.

Sompret (S) : bajingan apa yang kau sedihkan dan sesalkan melihat ia bersama dunia barunya ?
Bajingan (B) : (hanya terdiam dan menatap lesu melihat hatinya bahagia dengan dunianya)
S : dasar bodoh !!! masih mengharpakannya tapi hanya diam dan menatap ia dari kejauhan dengan tatapan lesu tak berdaya,BANCI !!!jika engkau memang seorang pria datangi ia,minta maafnya yang tulus dan jaga lebih dari yang dulu,jangan biarkan ia bersama pria lain.
B : diam dan pergilah !!
S : ingin menunjukkan seakan engkau begitu dewasa,tegar,kuat dan apalah itu yang membuat engkau terkihat begitu indah dimata para wanita.padahal sebenaranya,dalam hatimu begitu marak kelemahan dan kebancian yang menyelimuti mu.
B : aku memang dewasa,kuat,tegar dan gentle
S : dasar engkau pecudang,tak berani menunjukkan apa yang kau rasa apa yang ingin kau lakukan.menyayanginya tapi berpura-pura seolah bahagia dengan duniamu kini
B : memang aku sudahlah cukup bahagia dengan duniaku kini
S : apa ? bahagia ? jika memang bahagia untuk apa kau pikirkan ia sementara raga mu teap ada di tengah duniamu ?
B : aku masih sayang dia
S : kau bilang sayang ? jika memang sayang,apa kau masih memikirkan dirinya ditengah tawamu yang muncul dari duniamu itu ? apakau masih memikirkannya ketika kau bersama dengan teman wanitamu ? walau bukan pacarmu,walau bukan hanya satu,namun kau tetap bahagia dengan dunia mu dan teman wanitamu,betul ?
B : biadap !!!kau tak mengerti apa yang ku rasa,dengan duniaku dengan teman wanitaku. tersampul dengan senyum dan bahagia aku tunjukkan pada dunia agar mereka tak kasihan dan tetap menganggapku normal. dengan segala sakit yang muncul dari pertanyaan mereka akan ia, dari segala amarah yang muncul dari maklhuk sepertimu yang seperti serba tahu akan perasaanku. pergi dan menjauhlah jangan sok tahu akan semua tentang aku,biarkan aku menjalani hidupmu dengan caraku dan hidupnya dengan caranya

mereka bertengkar dan berdebat hanya untuk membincangkan akan perasaan seorang bajingan pada wanita yang dianggap begitu layak untuk hidupnya

lagi !!!

sepertinya pekan ini terasa begitu berat dan melelahkan
melihat daftar panjang acara dari tiap-tiap hari untuk menghabiskan pekan ini
hingga tiba disuatu hari yang bebar-benar melelahkan
sebuah cobaan lagi !!!
percobaan untuk sebuah kedewasaan
pencobaan untuk segelintir kesabaran
melihat seorang dewi terbang pergi ke langit yang lain dan 'dewa' lain datang menghampirinya
bermain bersama tanpa ku mengerti apa yang terjadi diantara mereka
entahlah,bukan saatnya aku cemburu ataupun marah
aku bukanlah lagi siapa-siapa baginya,hanya seorang dewa yang dahulu bermain bersamanya
untungnya hidup ini bukanlah layaknya negeri khayangan seperti itu
melihat dewa-dewi terbang menuju langit tertinggi dengan kebahagian bersama dan hidup kekal selamanya
namun sayang,hidup bukanlah layaknya hidup mereka dewa-dewi di negeri khayangan itu
hingga didunia ini tercipta semua rasa pahit yang tak pernah dirasa oleh mereka para dewa-dewi
rasa iri,dengki,marah,kesal,naif,munafik,cemburu,posesif,egois,tempramental,dan segala hal buruk
yang membuat manusia saling tuding dan menyalahkan satu sama lain
aku juga manusia yang tertuding dan tersalahkan oleh yang lain disekitarku
namun aku sadar,aku terlalu banyak celah dan buruk untuk hidup sempurna
oleh karena itu,selalu kucoba unutk menjadi lebih baik dengan menutup tiap celah itu dengan segala daya upaya
menjadi lebih bijak,sabar,dewasa,baik hati,penyayang,setia dan apalah hal-hal lain yang membuatorang segan untuk hidup berdampingan denganku
untuk ia yang ada di suatu sisi dunia di sana
teruskanlah hidupmu dengan caramu
tak perlu kau khawatirkan dan pikirkan aku disini,jika memang aku dapat merusak hidupmu
walu aku tak dapat memungkiri,
aku masih ingin perhatian,kekhawatiran dan engkau yang memikirkan aku
dengan segala cara yang membuatmu nampak seperti itu

dua jam lagi

Kamis, 18 Juni 2009

kurang lebih 120 menit kedepan aku benar-benar tepat satu bulan tanpanya
rasanya hari ini begitu berbeda untuk ku jalani
kaki ini begitu berat untukku bawa melangkah
bibir ini seakan membeku untuk menjerit kesakitan
mulut ini terasa tersumpal puluhan bebatuan hingga tak dapat lagi aku bernafas
mataku pun begitu layu untuk menyambut sapaan mentari pagi
rasanya aku begitu akan menemui ajal dan meninggalkan dunia
namun,itu hanya RASANYA..
raga ini tak tahu seberapa tegar aku ingin melanjutkan hidup
tubuh ini hanya mengerang kesakitan di tengah kesedihan
tanpa perduli lagi aku akan bangkit dan mencari jalan sendiri untuk melihat bahagianya kembali
memang hari-hari ini amat sangatlah mengecewakan dan menyedihkan
tapi manusia tidaklah tercipta untuk menangis
aku yakin dan optimis suatu hari nanti di suatu tempat yang jauh disana
aku akan dapat menemukan bahagiaku sendiri sembari memantau dia yang tertawa dengan bahagianya
untuk itu,biarkanlah waktu yang mendewasakanku untuk dapat menguatkan aku melihat ia tertawa bersama lelaki lainnya
semoga akan menjadi lebih dewasa,bukan hanya semoga namun harus !!!

EGO

Anonim mengatakan...

"layaknya gelas yg pecah..
meninggalkan serpihan- serpihan.
dan serpihan itu melukai terlalu dalam.
membekas dan mungkin takkan hilang.
Bukan dengan maaf, bkan dengan penyesalan luka itu hilang.
hanya dengan berjalannya waktu.

aku tak ingin menoleh kembali ke belakang untuk berusaha menyusun serpihan kembali.
terlalu lelah untuk merekatkannya,
terlalu takut untuk tergores kembali.
bukan aku tak bisa,
hanya aku tak mau.

gelas itu memang pecah,
takkan ku bentuk kembali, tapi juga takkan kubuang.

akan tetap ada di sana, segala rasa, semua kenangan, beribu cerita.

maafkan aku untuk segala ego ku ini.."

wahai anonim yang ku sayangi...
biarkanlah aku mengikuti egomu untuk gelas ini..
akupun telah cukup bahagia akan engkau yang tetap membiarkan gelas itu disana
cukup sudah egoku membuat kita menjadi aku dan kau seperti ini
sekarang,aku hanya ingin egomu dan segala caramu yang dapat memberimu bahagia
dengan keputusanmu,aku telah berjanji pada diriku sendiri
aku harus dapat menerima itu,karena itu semua demi bahagiamu
ANONIM !!!
jalankanlah hidupmu,caramu,keputusanmu dan segala upayamu untuk membuat mu bahagia
aku dengan kesakitan ini,akan terus berupaya membantumu untuk bahagia
sekalipun air mata tak henti mengalir dari sakit ini