kini..
setelah tanpa dia..
yang ku harap bisa lebih baik untuk ku dan ia..
aku seakan dekat dengan banyak gadis..
tanpa mengurangi syukur ku..
atas teman yang dicurahkan LORD untukku...
tapi dari ini..
ada ketakutanku akan sakit hatinya..
aku masih ingin menjaga dan memberi bahagia untuknya..
walau mungkin kami adalah dia dan aku...
andai ia tahu ini..
aku mungkin terlihat begitu bahagia dan senang akan ini..
ada tangis,kecewa dan kesedihan dari hidup ini..
aku tak ingin kami menjadi kami..
dan aku tahu dia pun tak ingin untuk itu..
yang aku mau..
dia dan aku dapat bahagia dengan dunia masing-masing..
dan kami menjadi kami dalam sahabat penuh ceria,tawa dan canda...
karena aku telah berjaji dalam tahun yang baru ini..
untuk mencoba tetap bersyukur dengan apa yang ada..
dengan masalah yang ada...
dengan kecewa yang datang..
dengan tangis yang mengalir...
tapi ku yakin ada bahagia dari tiap itu...
ini akhir...
Senin, 18 Mei 2009
rasanya berat untuk ini
menghabiskan semua tenagaku untuk ini
mencurahkan semua waktu untuk ini
hingga nyawa terakhir untuk ini
rasanya berat untuk yang pertama kali..
18-05-09 15:55
semua berakhir dan berhenti sesaat..
semua nafasku bersamanya
tunggal nafas ku dan nafasnya
tersekat dengan waktu
dan terpisah antar jiwa..
hal-hal yang tak kusukai semua harus terjadi
perpisahan...
pertengkaran...
pendiaman..
semua dimulai...
namun aku minta terakhir padanya
jangan lupakan kengan akan kita
simpan semua itu untuk engkau nanti
dan untuk cerita pada anakmu nanti
tentang perjalananmu yang menemui kerikil tajam sepertiku
namun..
jika memang tak mungkin untuk dikenang
aku rela semua itu terbakar dan terbuang olehmu
maaf...
karena aku tak dapat membuatmu bahagia
inilah semua usaha dan tenagaku untuk itu
rasanya berat untuk ini..
namun masih ada rasa syukur dan bangga
karena telah dan pernah bertemu dengan mu
karena engkau pernah ada dalam cerita hidup ini
janjiku...
tak akan pernah ada cerita ttg negatifmu dariku
aku berjanji nantinya semua akan tahu betapa indah dan baiknya engkau
betapa bahagianya ada disisimu
terakhir..
terima kasih atas semua pembelajaran darimu
aku yang lemah dan tak berdaya ini
tak dapat berbuat apa-apa akan itu
malah membuat luka atas engkau
sekali lagi BELLE..
MUNGKIN ini surat terakhir untukmu..
dari lubuk hatiku terdalam aku minta maaf atas semua kekurangan ku...
menghabiskan semua tenagaku untuk ini
mencurahkan semua waktu untuk ini
hingga nyawa terakhir untuk ini
rasanya berat untuk yang pertama kali..
18-05-09 15:55
semua berakhir dan berhenti sesaat..
semua nafasku bersamanya
tunggal nafas ku dan nafasnya
tersekat dengan waktu
dan terpisah antar jiwa..
hal-hal yang tak kusukai semua harus terjadi
perpisahan...
pertengkaran...
pendiaman..
semua dimulai...
namun aku minta terakhir padanya
jangan lupakan kengan akan kita
simpan semua itu untuk engkau nanti
dan untuk cerita pada anakmu nanti
tentang perjalananmu yang menemui kerikil tajam sepertiku
namun..
jika memang tak mungkin untuk dikenang
aku rela semua itu terbakar dan terbuang olehmu
maaf...
karena aku tak dapat membuatmu bahagia
inilah semua usaha dan tenagaku untuk itu
rasanya berat untuk ini..
namun masih ada rasa syukur dan bangga
karena telah dan pernah bertemu dengan mu
karena engkau pernah ada dalam cerita hidup ini
janjiku...
tak akan pernah ada cerita ttg negatifmu dariku
aku berjanji nantinya semua akan tahu betapa indah dan baiknya engkau
betapa bahagianya ada disisimu
terakhir..
terima kasih atas semua pembelajaran darimu
aku yang lemah dan tak berdaya ini
tak dapat berbuat apa-apa akan itu
malah membuat luka atas engkau
sekali lagi BELLE..
MUNGKIN ini surat terakhir untukmu..
dari lubuk hatiku terdalam aku minta maaf atas semua kekurangan ku...
akhir ???
Minggu, 17 Mei 2009
rasanya tubuhku ini
sudah rusak dan hancur berkeping-keping
bukan karena dia atau kami
malah ini yang rasanya membuat ia sedih
rasanya aku berpikir
ini sudah deket hari-hariku untuk pergi
mungkn berat meninggalkan dunia ini
tapi apa benar akan ini ???
katanya ini adalah awal dari kematian ku 40 hari lagi
tapi bagaimana ttg mmpiku ??
bagaimana dengan dia ???
entahlah..
tinggal ku jalani hari-hari ini
dan ku lakukan apa yang ku mau
tanpa menyakiti dan membuat sedih orang lain nantinya
aku tak ingin melihat kesedihan pada mereka
biar aku yang menderita saja
aku hanya akan dan bisa terus
berupaya membuat keceriaan dan tawa
berupaya tidak meninggalkan kesedihan dan tangis..
AMIN
sudah rusak dan hancur berkeping-keping
bukan karena dia atau kami
malah ini yang rasanya membuat ia sedih
rasanya aku berpikir
ini sudah deket hari-hariku untuk pergi
mungkn berat meninggalkan dunia ini
tapi apa benar akan ini ???
katanya ini adalah awal dari kematian ku 40 hari lagi
tapi bagaimana ttg mmpiku ??
bagaimana dengan dia ???
entahlah..
tinggal ku jalani hari-hari ini
dan ku lakukan apa yang ku mau
tanpa menyakiti dan membuat sedih orang lain nantinya
aku tak ingin melihat kesedihan pada mereka
biar aku yang menderita saja
aku hanya akan dan bisa terus
berupaya membuat keceriaan dan tawa
berupaya tidak meninggalkan kesedihan dan tangis..
AMIN
16
Senin, 04 Mei 2009
16 jam aku tanpanya
bagai mentari enggan tampil untuk terangi hariku
rasa sakit kian menusuk dan melemaskanku
hingga aku hanya dapat tergeletak lemas diatas tumpukan busa sempit
menunggu maaf dan kesempatan lagi
namun akhirnya penantian itu usai
bagai embun pagi yang menyejukkan pagiku
rasanay ia memberiku kesembuhan diatas sakitku
ada senyumku diantara lemasnya tubuh ini
akhirnya aku dapat kembali bersamanya
aku yang membuatnya jatuh dalam kesedihan
kini berjanji akan membuatnya terus tersenyum disisiku
aku akan terus berusaha menggambarkan tawanya lagi di wajah cantiknya
ku harap aku akan menjadi lelaki yang dapat membuatnya bahagia
bagai mentari enggan tampil untuk terangi hariku
rasa sakit kian menusuk dan melemaskanku
hingga aku hanya dapat tergeletak lemas diatas tumpukan busa sempit
menunggu maaf dan kesempatan lagi
namun akhirnya penantian itu usai
bagai embun pagi yang menyejukkan pagiku
rasanay ia memberiku kesembuhan diatas sakitku
ada senyumku diantara lemasnya tubuh ini
akhirnya aku dapat kembali bersamanya
aku yang membuatnya jatuh dalam kesedihan
kini berjanji akan membuatnya terus tersenyum disisiku
aku akan terus berusaha menggambarkan tawanya lagi di wajah cantiknya
ku harap aku akan menjadi lelaki yang dapat membuatnya bahagia
BELLE...
Minggu, 03 Mei 2009
inikah waktunya kami menjadi aku dan dia ???
karena kesalahanku mebuatnya muak dengan aku
karena aku yang menjijikan
karena banyaknya ribut kecil kami di hari itu membuatnya pesimis akan kami
untuk BELLE...
ingatkah disaat engkau gembira dengan menemui orang tuaku ???
ingatkah disaat kita bersama tertawa dan berbagi ceria ???
ingatkah disaat aku dan engkau menangis bersama ???
ingatkah betapa gigihnya aku mendekatimu ???
ingatkah senyum dan tawamu tergambar cantik diratusan hari belakang ???
rasanya lebih baik aku mati hari ini
rasa sakit di kepalaku begitu menjepit tidurku
rasa lemas otot dan tulangku membuatku hanya tergeletak lemas
andaikan ia tahu...
betapa aku mau mencintai segala kekurangannya
betapa aku mau menerimanya apa adanya
betapa ingin aku tertawa dan bahagia bersamanya
betapa ingin aku merubah diri menjadi seperti harapannya
betapa berat aku membaca tiap huruf dari surat itu
betapa gelisah tidurku semalam
dan betapa sakitnya sekujur tubuhku ini
mungkin maaf memang tak lagi cukup untuknya
dan memang aku terlihat lemah akan kehilangannya
tetapi memang begitulah aku
lelaki lemah dan tak berdaya jika ia pergi meninggalkan ku
ku hanya ingin ia memberiku waktu untuk berubah
dan ku ingin sisa hidupku hanya untuknya
hingga tarikan nafas terakhirku...
tetapi jika memang dengan berpisah engkau dapat bahagia
aku akan biarkan itu untuk senyummu dan tawamu
walau dengan berat hati
biarkan aku disini sendiri menunggu datangnya engkau kembali
hingga alhhir hidup ini
karena kesalahanku mebuatnya muak dengan aku
karena aku yang menjijikan
karena banyaknya ribut kecil kami di hari itu membuatnya pesimis akan kami
untuk BELLE...
ingatkah disaat engkau gembira dengan menemui orang tuaku ???
ingatkah disaat kita bersama tertawa dan berbagi ceria ???
ingatkah disaat aku dan engkau menangis bersama ???
ingatkah betapa gigihnya aku mendekatimu ???
ingatkah senyum dan tawamu tergambar cantik diratusan hari belakang ???
rasanya lebih baik aku mati hari ini
rasa sakit di kepalaku begitu menjepit tidurku
rasa lemas otot dan tulangku membuatku hanya tergeletak lemas
andaikan ia tahu...
betapa aku mau mencintai segala kekurangannya
betapa aku mau menerimanya apa adanya
betapa ingin aku tertawa dan bahagia bersamanya
betapa ingin aku merubah diri menjadi seperti harapannya
betapa berat aku membaca tiap huruf dari surat itu
betapa gelisah tidurku semalam
dan betapa sakitnya sekujur tubuhku ini
mungkin maaf memang tak lagi cukup untuknya
dan memang aku terlihat lemah akan kehilangannya
tetapi memang begitulah aku
lelaki lemah dan tak berdaya jika ia pergi meninggalkan ku
ku hanya ingin ia memberiku waktu untuk berubah
dan ku ingin sisa hidupku hanya untuknya
hingga tarikan nafas terakhirku...
tetapi jika memang dengan berpisah engkau dapat bahagia
aku akan biarkan itu untuk senyummu dan tawamu
walau dengan berat hati
biarkan aku disini sendiri menunggu datangnya engkau kembali
hingga alhhir hidup ini
2 mei 2009
kemarin malam
dimana begitu indah dan cantiknya ia terpancar
membawaku dalam kebahagiaan
walau dengan sakitku
rasanya hari itu akan menjadi hari terindah dalam hidupku
balutan busana yang membuatnya terlihat lebih dan lebih cantik
jika dapat ku ganti kaki dan kepalaku dengan yang baaru dan lebih baik
betapa indahnya malam itu
walau tak dapat ku pungkiri dari hari yang penuh senyuman itu terdapat amarah
dan ribut kecil antara kami
namun untuk amarah itu,
aku ingin membayarnya dengan senyumnya dan tawanya
kamu bagai pengantin indah di dalam pesta kecil itu
selalu bersamanya dalam 5 jam
membuatku amat bahagia
hingga tiba waktunya kami untuk berpisah
namun ku yakin perpisahan itu hanyalah karena kami tak serumah
dan ku yakin masih banyak waktuku yang dapat kuhabiskan bersamanya
yang mungkin kuhabiskan hingga nafas terakhirku
dimana begitu indah dan cantiknya ia terpancar
membawaku dalam kebahagiaan
walau dengan sakitku
rasanya hari itu akan menjadi hari terindah dalam hidupku
balutan busana yang membuatnya terlihat lebih dan lebih cantik
jika dapat ku ganti kaki dan kepalaku dengan yang baaru dan lebih baik
betapa indahnya malam itu
walau tak dapat ku pungkiri dari hari yang penuh senyuman itu terdapat amarah
dan ribut kecil antara kami
namun untuk amarah itu,
aku ingin membayarnya dengan senyumnya dan tawanya
kamu bagai pengantin indah di dalam pesta kecil itu
selalu bersamanya dalam 5 jam
membuatku amat bahagia
hingga tiba waktunya kami untuk berpisah
namun ku yakin perpisahan itu hanyalah karena kami tak serumah
dan ku yakin masih banyak waktuku yang dapat kuhabiskan bersamanya
yang mungkin kuhabiskan hingga nafas terakhirku
hanya aku dan dia
Mereka bilang tuhan itu maha adil
mereka bilang tuhan itu memberi yang terbaik
tetapi mengapa saat tuhan memberikan keadilan
dan saat tuhan memberikan yang terbaik
banyak kontroversi antar kami
minim restu diantara kami
Ibu,bapak yang terhormat
biarkanlah aku tetap bersamanya
dengan segala kekurangannya
dan semua keleihannya
karena kekurangannya adalah hal ku cintai
dan kelebihannya adalah penyempurnaan antara kami
Memang benar,belum ada kepastian antara kami
namun aku yaki dan ku ingin
hidupku ini selalu untuknya
biarkan aku menjaganya dengan seluruh kemampuanku
dan biarkan aku yang berusaha membuatnya tersenyum di hari-harinya
dan ketika tetesan air matanya mengalir
biarkan aku yang menghapus itu dari idah wajahnya
karena hubungan ini, dijalankan hanya oleh aku dan dia
mereka bilang tuhan itu memberi yang terbaik
tetapi mengapa saat tuhan memberikan keadilan
dan saat tuhan memberikan yang terbaik
banyak kontroversi antar kami
minim restu diantara kami
Ibu,bapak yang terhormat
biarkanlah aku tetap bersamanya
dengan segala kekurangannya
dan semua keleihannya
karena kekurangannya adalah hal ku cintai
dan kelebihannya adalah penyempurnaan antara kami
Memang benar,belum ada kepastian antara kami
namun aku yaki dan ku ingin
hidupku ini selalu untuknya
biarkan aku menjaganya dengan seluruh kemampuanku
dan biarkan aku yang berusaha membuatnya tersenyum di hari-harinya
dan ketika tetesan air matanya mengalir
biarkan aku yang menghapus itu dari idah wajahnya
karena hubungan ini, dijalankan hanya oleh aku dan dia
Langganan:
Postingan (Atom)

