Mau cari apa ?

16

Senin, 04 Mei 2009

16 jam aku tanpanya
bagai mentari enggan tampil untuk terangi hariku
rasa sakit kian menusuk dan melemaskanku
hingga aku hanya dapat tergeletak lemas diatas tumpukan busa sempit
menunggu maaf dan kesempatan lagi
namun akhirnya penantian itu usai
bagai embun pagi yang menyejukkan pagiku
rasanay ia memberiku kesembuhan diatas sakitku
ada senyumku diantara lemasnya tubuh ini
akhirnya aku dapat kembali bersamanya
aku yang membuatnya jatuh dalam kesedihan
kini berjanji akan membuatnya terus tersenyum disisiku
aku akan terus berusaha menggambarkan tawanya lagi di wajah cantiknya
ku harap aku akan menjadi lelaki yang dapat membuatnya bahagia

BELLE...

Minggu, 03 Mei 2009

inikah waktunya kami menjadi aku dan dia ???
karena kesalahanku mebuatnya muak dengan aku
karena aku yang menjijikan
karena banyaknya ribut kecil kami di hari itu membuatnya pesimis akan kami
untuk BELLE...
ingatkah disaat engkau gembira dengan menemui orang tuaku ???
ingatkah disaat kita bersama tertawa dan berbagi ceria ???
ingatkah disaat aku dan engkau menangis bersama ???
ingatkah betapa gigihnya aku mendekatimu ???
ingatkah senyum dan tawamu tergambar cantik diratusan hari belakang ???
rasanya lebih baik aku mati hari ini
rasa sakit di kepalaku begitu menjepit tidurku
rasa lemas otot dan tulangku membuatku hanya tergeletak lemas
andaikan ia tahu...
betapa aku mau mencintai segala kekurangannya
betapa aku mau menerimanya apa adanya
betapa ingin aku tertawa dan bahagia bersamanya
betapa ingin aku merubah diri menjadi seperti harapannya
betapa berat aku membaca tiap huruf dari surat itu
betapa gelisah tidurku semalam
dan betapa sakitnya sekujur tubuhku ini
mungkin maaf memang tak lagi cukup untuknya
dan memang aku terlihat lemah akan kehilangannya
tetapi memang begitulah aku
lelaki lemah dan tak berdaya jika ia pergi meninggalkan ku
ku hanya ingin ia memberiku waktu untuk berubah
dan ku ingin sisa hidupku hanya untuknya
hingga tarikan nafas terakhirku...
tetapi jika memang dengan berpisah engkau dapat bahagia
aku akan biarkan itu untuk senyummu dan tawamu
walau dengan berat hati
biarkan aku disini sendiri menunggu datangnya engkau kembali
hingga alhhir hidup ini

2 mei 2009

kemarin malam
dimana begitu indah dan cantiknya ia terpancar
membawaku dalam kebahagiaan
walau dengan sakitku
rasanya hari itu akan menjadi hari terindah dalam hidupku
balutan busana yang membuatnya terlihat lebih dan lebih cantik
jika dapat ku ganti kaki dan kepalaku dengan yang baaru dan lebih baik
betapa indahnya malam itu
walau tak dapat ku pungkiri dari hari yang penuh senyuman itu terdapat amarah
dan ribut kecil antara kami
namun untuk amarah itu,
aku ingin membayarnya dengan senyumnya dan tawanya
kamu bagai pengantin indah di dalam pesta kecil itu
selalu bersamanya dalam 5 jam
membuatku amat bahagia
hingga tiba waktunya kami untuk berpisah
namun ku yakin perpisahan itu hanyalah karena kami tak serumah
dan ku yakin masih banyak waktuku yang dapat kuhabiskan bersamanya
yang mungkin kuhabiskan hingga nafas terakhirku

hanya aku dan dia

Mereka bilang tuhan itu maha adil
mereka bilang tuhan itu memberi yang terbaik
tetapi mengapa saat tuhan memberikan keadilan
dan saat tuhan memberikan yang terbaik
banyak kontroversi antar kami
minim restu diantara kami
Ibu,bapak yang terhormat
biarkanlah aku tetap bersamanya
dengan segala kekurangannya
dan semua keleihannya
karena kekurangannya adalah hal ku cintai
dan kelebihannya adalah penyempurnaan antara kami
Memang benar,belum ada kepastian antara kami
namun aku yaki dan ku ingin
hidupku ini selalu untuknya
biarkan aku menjaganya dengan seluruh kemampuanku
dan biarkan aku yang berusaha membuatnya tersenyum di hari-harinya
dan ketika tetesan air matanya mengalir
biarkan aku yang menghapus itu dari idah wajahnya
karena hubungan ini, dijalankan hanya oleh aku dan dia

7

Senin, 20 April 2009

april 19th
7 months we make this
build a great building
with love,happy and smile as a topping
i wish till this month
isn't only lucky till lucky 7
but this is real love
and can make us always happy together forever..

sad

hari itu..
18 april 2009..
rasanya awan terlalu gelap unutk kami..
bagai mendung panjang menutupi langit kala itu..
kesalahan ku terlalu jujur padanya
membuat dingin kala itu
hingga rasa sedih dan kecewa menyelimuti kami..
bukan lagi dia ataupun aku..
dentingan jarum jam memecah kesunyian kala itu..
di tiap detiknya
aku hanya menunggu kicauan burung merpati..
yang enggan terbang melihat redupnya sinar mentari..
aku hanya menunggu dan menunggu
hingga mentari begitu semangat kembali menyinari hari kami
hanya ada kata maaf di penghujung lidah ini
semoga kata maaf itu begitu bermakna untuknya
hingga ia dapat memaafkanku
dan terus bersamaku
hingga mentari tak dapat lagi membuka matanya untuk kami..

didik

Selasa, 14 April 2009

ini kisah ttg hari ini
dimana seorang pembimbing
yang tak dapat membimbing
membimbing yang tak perlu di bimbing
dan,
hal itu yang membuat seorang lelaki
begitu muak dan murka hari itu
bagai mendapati paku dalam santapan paginya
berkoar ia tentang rusaknya struktur pendidikan
hingga akhirnya ia ditemui
pujaan hati yang membawa damai dan suka cita
dalam hatinya begitu tenang setelah itu
seperti mendapat fajar didinginya igloo
bujang begitu senang akan itu
mengubah gelapnya awan hari itu
rasa senang dan bahagia begitu terpancar
dari istimewanya dia
dari ini..
aku berterima kasih sangat
untuk dia yang menemaniku
dan memberi warna cerah ditiap-tiap awan kelamku..