ternyata begini rasanya,
tahu akan sebuah rasa sayang
saat ia tak lagi disisiku ini
hanya dapat mengenang dengan senyuman
dan menangis dengan segala memorial
kini hanya ada bayang semunya di hati
tinggal bermimpi indahnya panggung kebersamaan
sungguh,
kali ini benar-benar aku telah jatuh hati
jatuh terlalu dalam hingga raga ini tak kuasa berdiri kembali
namun hilangnya kuasa akan raga ini membawa bahagia dalam aku
walau memang sedih dan tangis tak segan mengalir
memang ku akui,
doa sang ayah untuk anak-anaknya
dapat berjalan dan berlatih di jalan yang bebatuan
dan tetap tegar dari terjalnya sebuah kehidupan
adalah upaya nya untuk membuatku kuat dan menjadi manusia
namun ayah,bunda,atau siapalah itu..
termasuk engkau yang begitu ku sayangi dengan keseluruhan hati..
jalan bebatuan kali ini terlalu tajam untuk ku tapak
dan tebing terjal kali ini terlalu curam untuk ku daki
tubuhku kini terasa seakan tak berdaya
walau senyum ini mudah dan jelas tergambar dari hari-hariku
namun,seandainya engkau tahu..
aku tak pernah begitu menyayani gadis layaknya kali ini
aku tak akan pernah melupakan kenangan kita bersama
hingga suatu hari nanti aku bisa terus dengan bayangmu bersama
biarkanlah semua hari-hari lalu menjadi memoribiliaku pribadi
hilang
trnyata begini rasanya,
tahu akan sebuah rasa sayang
saat ia tak lagi disisiku ini
hanya dapat mengenang dengan senyuman
dan menangis dengan segala memorial
kini hanya ada bayang semunya di hati
tinggal bermimpi indahnya panggung kebersamaan
sungguh,
kali ini benar-benar aku telah jatuh hati
jatuh terlalu dalam hingga raga ini tak kuasa berdiri kembali
namun hilangnya kuasa akan raga ini membawa bahagia dalam aku
walau memang sedih dan tangis tak segan mengalir
memang ku akui,
doa sang ayah untuk anak-anaknya
dapat berjalan dan berlatih di jalan yang bebatuan
dan tetap tegar dari terjalnya sebuah kehidupan
adalah upaya nya untuk membuatku kuat dan menjadi manusia
namun ayah,bunda,atau siapalah itu..
termasuk engkau yang begitu ku sayangi dengan keseluruhan hati..
jalan bebatuan kali ini terlalu tajam untuk ku tapak
dan tebing terjal ini
tahu akan sebuah rasa sayang
saat ia tak lagi disisiku ini
hanya dapat mengenang dengan senyuman
dan menangis dengan segala memorial
kini hanya ada bayang semunya di hati
tinggal bermimpi indahnya panggung kebersamaan
sungguh,
kali ini benar-benar aku telah jatuh hati
jatuh terlalu dalam hingga raga ini tak kuasa berdiri kembali
namun hilangnya kuasa akan raga ini membawa bahagia dalam aku
walau memang sedih dan tangis tak segan mengalir
memang ku akui,
doa sang ayah untuk anak-anaknya
dapat berjalan dan berlatih di jalan yang bebatuan
dan tetap tegar dari terjalnya sebuah kehidupan
adalah upaya nya untuk membuatku kuat dan menjadi manusia
namun ayah,bunda,atau siapalah itu..
termasuk engkau yang begitu ku sayangi dengan keseluruhan hati..
jalan bebatuan kali ini terlalu tajam untuk ku tapak
dan tebing terjal ini
karena kami...
Sabtu, 06 Juni 2009
KEMENANGAN !!!
menjadi plot besar untuk baliho-baliho di sisi bilik ini..
membawa kepercayaan dan dukungan..
telepas dari segala tekanan...
terus bermain baik selama permainan..
untuk membuka hari ini dengan bahagia dan bangga...
semua kepercayaan dan beban seakan lepas seketika..
ketika kami membawa kemenangan yang hampir mungkin dielakkan..
namun inilah kami..
membawa dukungan dan semangat...
membagi bahagia dan kebanggaan bagi mereka...
menutup kesedihan dengan sebuah kemenangan..
menghapus tetesan air mata yang jatuh akan kekalahan..
namun ini adalah partai sarat gengsi..
kalahpun kami bangga akan mereka...
dan untuk kemenangan kami bersyukur pada sang khalik...
dengan segala kerendahan hati dan keterbatasan diri..
aku mewakili kami..
bersyukur dan berterima kasih akan hasil terbaik kali ini..
dan untuk kalian,
jangan bersedih dengan keterpurukan..
jangan besar kepala akan sebuah kemenangan..
karena hal yang didapat ini..
bukan karena aku,dia atau dari salah satu insan antara kita..
pahit dan manis ini tercipta dari kebersamaan kita..
karena kita menjadi legenda untuk mereka..
karena kita menjadi kebanggaan untuk mereka..
karena kita adalah XI IPS 2 yang tak mau kalah dari mereka...
menjadi plot besar untuk baliho-baliho di sisi bilik ini..
membawa kepercayaan dan dukungan..
telepas dari segala tekanan...
terus bermain baik selama permainan..
untuk membuka hari ini dengan bahagia dan bangga...
semua kepercayaan dan beban seakan lepas seketika..
ketika kami membawa kemenangan yang hampir mungkin dielakkan..
namun inilah kami..
membawa dukungan dan semangat...
membagi bahagia dan kebanggaan bagi mereka...
menutup kesedihan dengan sebuah kemenangan..
menghapus tetesan air mata yang jatuh akan kekalahan..
namun ini adalah partai sarat gengsi..
kalahpun kami bangga akan mereka...
dan untuk kemenangan kami bersyukur pada sang khalik...
dengan segala kerendahan hati dan keterbatasan diri..
aku mewakili kami..
bersyukur dan berterima kasih akan hasil terbaik kali ini..
dan untuk kalian,
jangan bersedih dengan keterpurukan..
jangan besar kepala akan sebuah kemenangan..
karena hal yang didapat ini..
bukan karena aku,dia atau dari salah satu insan antara kita..
pahit dan manis ini tercipta dari kebersamaan kita..
karena kita menjadi legenda untuk mereka..
karena kita menjadi kebanggaan untuk mereka..
karena kita adalah XI IPS 2 yang tak mau kalah dari mereka...
"teman"
Kamis, 04 Juni 2009
dahulu..
ada suatu kisah menyakitkan akan teman baikku..
kisah tentang sebuah pengkhianatan..
kisah akan kesedihan dari sebuah kesetian..
kisah yang tertulis dengan kedewasaan..
kisah itu berakhir dengan kata "LESTARI MO***"...
kini sepertinya kisah itu harus tertulis kembali..
dengan sakitnya hati dan sedih ini...
kisah itu tertulis olehku..
mungkin kali ini tertulis tanpa kedewasaan..
namun tetaplah sebuah kisah pengkhianatan...
mungkin kali ini bukan kisah akan akan kehitaman..
namun tetaplah kisah akan kesedihan dari kesetiaan..
mungkin kali ini lebih berat dari kisah dulu...
namun kisah ini belumlah berakhir...
untuk itu,sementara waktu...
kisah akan pengkhianatan itu..
tersampul rapi dengan nama "M.A*"
kisah ku ini..
bukan hanya pencurahan sebuah emosi..
bukan hanya pencemaran nama baik..
yang ku harapkan nanti..
tak ada lagi kisah akan pengkhiatan dari seorang sahabat..
cukup kisah "LESTARI MO***" dan "M.A*"
kisah yang tertulis aku dan seorang yang mandiri..
semoga tak ada lagi kisah seperti ini...
semoga cukup 2 orang itu untuk menjadi "teman"...
ada suatu kisah menyakitkan akan teman baikku..
kisah tentang sebuah pengkhianatan..
kisah akan kesedihan dari sebuah kesetian..
kisah yang tertulis dengan kedewasaan..
kisah itu berakhir dengan kata "LESTARI MO***"...
kini sepertinya kisah itu harus tertulis kembali..
dengan sakitnya hati dan sedih ini...
kisah itu tertulis olehku..
mungkin kali ini tertulis tanpa kedewasaan..
namun tetaplah sebuah kisah pengkhianatan...
mungkin kali ini bukan kisah akan akan kehitaman..
namun tetaplah kisah akan kesedihan dari kesetiaan..
mungkin kali ini lebih berat dari kisah dulu...
namun kisah ini belumlah berakhir...
untuk itu,sementara waktu...
kisah akan pengkhianatan itu..
tersampul rapi dengan nama "M.A*"
kisah ku ini..
bukan hanya pencurahan sebuah emosi..
bukan hanya pencemaran nama baik..
yang ku harapkan nanti..
tak ada lagi kisah akan pengkhiatan dari seorang sahabat..
cukup kisah "LESTARI MO***" dan "M.A*"
kisah yang tertulis aku dan seorang yang mandiri..
semoga tak ada lagi kisah seperti ini...
semoga cukup 2 orang itu untuk menjadi "teman"...
lelaki - wanita
Rabu, 03 Juni 2009
hari ini...
mungkin hari besar bagi hidupku...
akan hari yang mengajarkan aku akan hidup..
akan hari yang menunujukan aku teman yang sebenarnya..
dimana untuk sampai hari ini..
aku hidup dengan teman sejenisku..
untuk kali ini...
hanya ada satu alvin..
hanya ada satu michael..
hanya ada satu kevin..
hanya ada satu putra..
hanya ada satu mario..
hanya ada satu justin..
hanya ada satu arief..
hanya ada satu dennis..
hanya ada mereka,dari teman-teman karib ku..
yang disebut orang-orang "lelaki"
dan di sebrang sana,ada mereka yang menemaniku..
dengan perbedaan fisik dan psikis kami..
segelintir dari mereka..
satu-satunya joanna
satu-satunya clarissa
satu-satunya jessica
satu-satunya natharika
satu-satunya monita
satu-satunya maria
satu-satunya novita
satu-satunya lupita
satu-satunya ingrid
satu-satunya gabriella
satu-satunya patricia
satu-satunya sonia
satu-satunya angelina
satu-satunya stephany
mungkin aku tak dapat menyebut mereka satu persatu..
mereka di sebut "wanita"...
namun ini lebih baik tanpa adanya orang itu..
terima kasih akan engkau yang membelalakan mataku
mungkin hari besar bagi hidupku...
akan hari yang mengajarkan aku akan hidup..
akan hari yang menunujukan aku teman yang sebenarnya..
dimana untuk sampai hari ini..
aku hidup dengan teman sejenisku..
untuk kali ini...
hanya ada satu alvin..
hanya ada satu michael..
hanya ada satu kevin..
hanya ada satu putra..
hanya ada satu mario..
hanya ada satu justin..
hanya ada satu arief..
hanya ada satu dennis..
hanya ada mereka,dari teman-teman karib ku..
yang disebut orang-orang "lelaki"
dan di sebrang sana,ada mereka yang menemaniku..
dengan perbedaan fisik dan psikis kami..
segelintir dari mereka..
satu-satunya joanna
satu-satunya clarissa
satu-satunya jessica
satu-satunya natharika
satu-satunya monita
satu-satunya maria
satu-satunya novita
satu-satunya lupita
satu-satunya ingrid
satu-satunya gabriella
satu-satunya patricia
satu-satunya sonia
satu-satunya angelina
satu-satunya stephany
mungkin aku tak dapat menyebut mereka satu persatu..
mereka di sebut "wanita"...
namun ini lebih baik tanpa adanya orang itu..
terima kasih akan engkau yang membelalakan mataku
nya dan dia yang lain
Senin, 01 Juni 2009
aku yang terlalu lemah untuk hidup ini..
lagi-lagi dan lagi terheran akan jalan dari hidupku...
belumlah lepas dirinya dalam imajiku..
kini,kembali muncul untuk dia lain yang bersamaku...
mungkin ini hanya spekulasi dari mereka untukku..
namun dalam hati ini..
ada beban untuk kabar yang dapat menyakitinya..
andai ia tahu,aku masih disini bergumul dengan bayang dirinya...
aku belum ingin menggantikan ia dengan dia yang lain..
sungguh...
aku tak tahu apa yang harus ku perbuat...
untuknya,,
aku tak ingin melepasnya dari imajiku...
aku ingin tetap dapat bercengkrama akrab dengannya...
aku tak ingin ada luka yang lebih dalam lagi di dirinya..
untuk dia yang lain,siapapun itu,,
aku tak ingin memberimu harap untuk kesedihan..
walau aku tetap ingin dapat bercengkrama denganmu..
maaf atas aku yang selama ini..
untuk aku yang mungkin seakan memberi harap kepada dia yang lain..
aku disini masih belum dapat melepasnya dari imajiku..
aku disini masih ingin memperbaiki aku yang lemah..
untuk dia yang nantinya tahu akan jeritan ini..
aku sungguh ingin dapat bercengkrama dan bermain denganmu..
aku sungguh ingin melihat tawa bahagiamu sebelum mungkin ada dia lain disisiku...
aku sungguh ingin melihat luapan kebahagiaanmu meledak dihadapku...
lagi-lagi dan lagi terheran akan jalan dari hidupku...
belumlah lepas dirinya dalam imajiku..
kini,kembali muncul untuk dia lain yang bersamaku...
mungkin ini hanya spekulasi dari mereka untukku..
namun dalam hati ini..
ada beban untuk kabar yang dapat menyakitinya..
andai ia tahu,aku masih disini bergumul dengan bayang dirinya...
aku belum ingin menggantikan ia dengan dia yang lain..
sungguh...
aku tak tahu apa yang harus ku perbuat...
untuknya,,
aku tak ingin melepasnya dari imajiku...
aku ingin tetap dapat bercengkrama akrab dengannya...
aku tak ingin ada luka yang lebih dalam lagi di dirinya..
untuk dia yang lain,siapapun itu,,
aku tak ingin memberimu harap untuk kesedihan..
walau aku tetap ingin dapat bercengkrama denganmu..
maaf atas aku yang selama ini..
untuk aku yang mungkin seakan memberi harap kepada dia yang lain..
aku disini masih belum dapat melepasnya dari imajiku..
aku disini masih ingin memperbaiki aku yang lemah..
untuk dia yang nantinya tahu akan jeritan ini..
aku sungguh ingin dapat bercengkrama dan bermain denganmu..
aku sungguh ingin melihat tawa bahagiamu sebelum mungkin ada dia lain disisiku...
aku sungguh ingin melihat luapan kebahagiaanmu meledak dihadapku...
sakit dengan senyuman
mungkin ini rasanya sakit dengan senyuman..
melihat banyaknya aku dalam diri mereka..
melihat mereka dengan kelemahanku..
setiap tetesan air mata ini..
bagai mengalir bersama meraka yang sepenanggungan...
seperti aku melihat air kelemahan ini..
mengalir saat mereka yang sama denganku menangis untuk hidup ini..
namun,ini adalah hidup..
dimana pengorbanan adalah pijakan dari keberhasilan...
disaat tangisan adalah nafas dari sebuah kebahagiaan...
karena itulah tuhan menciptakan manusia..
untuk dapat tertawa dalam tangisnya..
untuk dapat berhasil setelah pengorbanannya..
untuk dapat mencinta diatas derita..
bagi mereka yang sama denganku..
aku disini..
masih tetap tegar dan tertawa atas sedih dan sakitku..
aku harap dengan sangat dan sungguh..
agar kalian bisa sepertiku..
agar kalian tidak kalah dengan lemahnya aku..
agar kalian dapat tertawa bersamaku...
dan tetaplah jalani hidup ini...
karena temanmu masih bersamamu...
karena sahabat selalu setia disisimu..
karena kalian masih dapat hidup dalam dunia kalian..
karena masih banyak rusaknya dunia untuk kalian perbaiki..
karena ada aku dan aku-aku lainnya yang senasib denganmu..
melihat banyaknya aku dalam diri mereka..
melihat mereka dengan kelemahanku..
setiap tetesan air mata ini..
bagai mengalir bersama meraka yang sepenanggungan...
seperti aku melihat air kelemahan ini..
mengalir saat mereka yang sama denganku menangis untuk hidup ini..
namun,ini adalah hidup..
dimana pengorbanan adalah pijakan dari keberhasilan...
disaat tangisan adalah nafas dari sebuah kebahagiaan...
karena itulah tuhan menciptakan manusia..
untuk dapat tertawa dalam tangisnya..
untuk dapat berhasil setelah pengorbanannya..
untuk dapat mencinta diatas derita..
bagi mereka yang sama denganku..
aku disini..
masih tetap tegar dan tertawa atas sedih dan sakitku..
aku harap dengan sangat dan sungguh..
agar kalian bisa sepertiku..
agar kalian tidak kalah dengan lemahnya aku..
agar kalian dapat tertawa bersamaku...
dan tetaplah jalani hidup ini...
karena temanmu masih bersamamu...
karena sahabat selalu setia disisimu..
karena kalian masih dapat hidup dalam dunia kalian..
karena masih banyak rusaknya dunia untuk kalian perbaiki..
karena ada aku dan aku-aku lainnya yang senasib denganmu..
Langganan:
Postingan (Atom)

