hari ini..
14 desember 2008..
bagai hari akhir dari hidup singkat ini...
dilema besar untuk memilih
suatu pemilihan hati
yang rentan akan perasaan insan
ingin aku mati hari ini
untuk mengakhiri semua kebingungan ini
tanda tanya...
bagai datang begitu besar untuk hari ini
ingin mengakhiri yang tak harus di akhiri
ingin mengawali yang tak pantas diawali
membongkar pondasi yang ku bangun kokoh selama 115 hari ?
atau mencoba melawan semua kebosanan
yang seolah membekap aku untuk tetap bersamanya
entah kapan TUHAN datang kepada ku
untuk membawa aku kepadakeputusan atas kebimbangan ini
sekarang..
aku hanya bisa duduk terdiam
berteman sepi dan kebimbangan akan perasaan ini
tanpa ada merpati-merpati kecil yang dulu setia mengantarkan surat ku
dan terus menunggu akhir dari kebimbangan ini
entah itu dia atau dia atau mungkin aku yang harus berkorban...
syukur
Jumat, 12 Desember 2008
memang malang..
tetapi dari tiap tahap hidup ini
selalu ada tuhan yang maha muzizat bagi ku
membuat semua kemalangan ku ini
nyaman ada ditengah kemalangan
karena ku tahu,
tak semua kemalangan ini berbau busuk
karena aku di sini masih ada DIA dan semua sahabatku
yang membuat aku terus dan dapat terus merasakan dunia
walau memang bagian dari hidup ini
terkadang terlupakan
akhir dari catatan kali ini,
hanya membuat ku memohon
untuk dapat terus bahagia seperti ini, setidaknya
atau membuat ku lebih bahagia dengan DIA
ketika memiliki keterikatan
tetapi dari tiap tahap hidup ini
selalu ada tuhan yang maha muzizat bagi ku
membuat semua kemalangan ku ini
nyaman ada ditengah kemalangan
karena ku tahu,
tak semua kemalangan ini berbau busuk
karena aku di sini masih ada DIA dan semua sahabatku
yang membuat aku terus dan dapat terus merasakan dunia
walau memang bagian dari hidup ini
terkadang terlupakan
akhir dari catatan kali ini,
hanya membuat ku memohon
untuk dapat terus bahagia seperti ini, setidaknya
atau membuat ku lebih bahagia dengan DIA
ketika memiliki keterikatan
malang
bagai seekor burung
begitu indah
dan kuat kepakan sayapnya
hingga langit biru yang begitu keras
melunak untuk semua eksplorasinya
aku
terus dan selalu
mencoba sekuatku untuk mencari
dan mencoba untuk bisa melunakannya
hingga semua kepastian
yang dianggap orang lain tidak mungkin
membuat ku terus bermimpi
akan datangnya kesempatan itu
walaupun itu, suatu saat nanti
saat yang mungkin terlalu nanti
atau mungkin tak dapat lagi datang untuk aku yang terlalu malang
begitu indah
dan kuat kepakan sayapnya
hingga langit biru yang begitu keras
melunak untuk semua eksplorasinya
aku
terus dan selalu
mencoba sekuatku untuk mencari
dan mencoba untuk bisa melunakannya
hingga semua kepastian
yang dianggap orang lain tidak mungkin
membuat ku terus bermimpi
akan datangnya kesempatan itu
walaupun itu, suatu saat nanti
saat yang mungkin terlalu nanti
atau mungkin tak dapat lagi datang untuk aku yang terlalu malang
nyesal ??
Kamis, 27 November 2008
waktu yg berputar mungkin tak dapat lagi ku kembalikan
untuk dua bulan ke belakang
atau saat aku masih membencinya
entah apa yang harus ku lakukan...
apa layak aku kesal ?
atau,normalkah jika aku bahagia?
perasaan yang berawal sari sebuah kebencian
namun,berakhir dengan permainan dalam hati insan kecil ini
jujur,
aku begitu kecewa atas keputusan mu,walau itu hanya mungkin..
rasa terpukul,kecewa,marah..
harus ku akui,muncul seketika itu pula..
tapi rasa untuk menjaga dan mengasihi mu
terlampau besar untuk cukup membendung semua kebencian
tetapi...
aku harus bersyukur,masih dapat kesempatan untuk menemani hari-harimu
hingga 2 bulan ini,sebelum akhirnya rasa cemburu akan DIA muncul
dan membuatku jenuh dengan persahabatan ini..
namun,mungkin..
memang aku yg tak layak untuk ada disisimu
dan sudah sepantasnya aku hany menjadi teman
SEBATAS TEMAN...
terima kasih ***,untuk waktu engkau yg bersedia menemani dan mewarnai hidup singkat ku ini..
untuk dua bulan ke belakang
atau saat aku masih membencinya
entah apa yang harus ku lakukan...
apa layak aku kesal ?
atau,normalkah jika aku bahagia?
perasaan yang berawal sari sebuah kebencian
namun,berakhir dengan permainan dalam hati insan kecil ini
jujur,
aku begitu kecewa atas keputusan mu,walau itu hanya mungkin..
rasa terpukul,kecewa,marah..
harus ku akui,muncul seketika itu pula..
tapi rasa untuk menjaga dan mengasihi mu
terlampau besar untuk cukup membendung semua kebencian
tetapi...
aku harus bersyukur,masih dapat kesempatan untuk menemani hari-harimu
hingga 2 bulan ini,sebelum akhirnya rasa cemburu akan DIA muncul
dan membuatku jenuh dengan persahabatan ini..
namun,mungkin..
memang aku yg tak layak untuk ada disisimu
dan sudah sepantasnya aku hany menjadi teman
SEBATAS TEMAN...
terima kasih ***,untuk waktu engkau yg bersedia menemani dan mewarnai hidup singkat ku ini..
terima...
Senin, 17 November 2008
memang tuhan selalu menuliskan sebuah kisah kehidupan
unutk setiaop manusia yang berbeda jalan ceritanya
tanpa di ketahui kapan cerita itu akan berhakhir
dan juga,kapan ceritaitu menjadi sedih ataupun bahagia
meungkin rajutan kisah tuhan untukku
kini masih belum bisa menjadi amat bahagia
bagaikan sebuah karya sastra,
hidup seorang manusia berliku dan teus menemui setiapacara di tiap lembarnya
atau memang, sastra yang bedasarkan kehidupan ??
entah lah..
mungkin memang kini harus masih sendiri
tetapi setiap kawan,sahabat atau teman yang ada di sisiku
dapat membuat warna-warna tersendiri didalam hidup ini
memang..
lebih baik terima setiap jalan hidup ini
sebelum aku mengeluh dan terus menerus mengeluh..
unutk setiaop manusia yang berbeda jalan ceritanya
tanpa di ketahui kapan cerita itu akan berhakhir
dan juga,kapan ceritaitu menjadi sedih ataupun bahagia
meungkin rajutan kisah tuhan untukku
kini masih belum bisa menjadi amat bahagia
bagaikan sebuah karya sastra,
hidup seorang manusia berliku dan teus menemui setiapacara di tiap lembarnya
atau memang, sastra yang bedasarkan kehidupan ??
entah lah..
mungkin memang kini harus masih sendiri
tetapi setiap kawan,sahabat atau teman yang ada di sisiku
dapat membuat warna-warna tersendiri didalam hidup ini
memang..
lebih baik terima setiap jalan hidup ini
sebelum aku mengeluh dan terus menerus mengeluh..
....
Jumat, 14 November 2008
bagai ladang panjang di tengah malam
begtiu sunyi dan sepi
tanpa penghuni dan hanya sendiri
menyusuri dan terus menapaki sepanjang ladang panjang
dengan hembusan angin yg begitu menusuk tulang belulang yg hanya di selimuti kulit tipis ini
DIA juga membuat hidup sepi
tanpa harapan
dan memupuskan impian
bagai bcara dengan hembusan angin
hanya bertanya untuk diri sendiri
atau mungkin,memang bgini lah manusia?
ingin diberi tanpa ingin memberi
entahlah..
kini hanya tinggal aku yg memutuskan
terus berusaha menghidupkan ladang sepi ini
atau pergi ke ladang baru dengan harapan adanya kebahagiaan..
tolong ***,jika engkau dpat mendengar aku ini
jawab,dan bantu aku dlam memutuskan ini..
begtiu sunyi dan sepi
tanpa penghuni dan hanya sendiri
menyusuri dan terus menapaki sepanjang ladang panjang
dengan hembusan angin yg begitu menusuk tulang belulang yg hanya di selimuti kulit tipis ini
DIA juga membuat hidup sepi
tanpa harapan
dan memupuskan impian
bagai bcara dengan hembusan angin
hanya bertanya untuk diri sendiri
atau mungkin,memang bgini lah manusia?
ingin diberi tanpa ingin memberi
entahlah..
kini hanya tinggal aku yg memutuskan
terus berusaha menghidupkan ladang sepi ini
atau pergi ke ladang baru dengan harapan adanya kebahagiaan..
tolong ***,jika engkau dpat mendengar aku ini
jawab,dan bantu aku dlam memutuskan ini..
Hanya harapan ???
Kamis, 30 Oktober 2008
suatu perubahan kecil
yang membuat aku begitu bahagia
lakyaknya seuah pertanda baik untuk dapat tetap ada di sisinya
tak perlu suatu hubungan khusus
bagi ku,
ada disisinya
kala ia senang maupun sedih
sudah terlalu cukup untuk membuatku senang dan bahagia
tapi,
dilema besar akan kasih dan rasa suka
membuat perubahan ini seakan sirna
untuk di rasakan oleh aku yang berusaha mendirikan sebuah kisah
hanya ingin aku bisa tetap bertahan
dan terus bisa memelihara rasa kasih ini kepada nya
sudah cukup bahkan sangatlah cukup
untukku
terima kasih gadis..
semoga ini bukan hanya harapan
tetapi dapat menjadi pertanda untuk awal yang begitu baik
yang membuat aku begitu bahagia
lakyaknya seuah pertanda baik untuk dapat tetap ada di sisinya
tak perlu suatu hubungan khusus
bagi ku,
ada disisinya
kala ia senang maupun sedih
sudah terlalu cukup untuk membuatku senang dan bahagia
tapi,
dilema besar akan kasih dan rasa suka
membuat perubahan ini seakan sirna
untuk di rasakan oleh aku yang berusaha mendirikan sebuah kisah
hanya ingin aku bisa tetap bertahan
dan terus bisa memelihara rasa kasih ini kepada nya
sudah cukup bahkan sangatlah cukup
untukku
terima kasih gadis..
semoga ini bukan hanya harapan
tetapi dapat menjadi pertanda untuk awal yang begitu baik
Langganan:
Postingan (Atom)

